MCL Serahkan Bantuan RP. 4,5 Miliar Bagi Korban Banjir di Bojonegoro dan Blora
Sejak banjir besar melanda daerah Kabupaten Bojonegoro dan Blora pada tanggal 27 Desember 2007, Mobil Cepu Limited. (MCL) telah memberikan bantuan untuk upaya pemulihan bagi masyarakat yang menjadi korban banjir. Bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) nasional dan lokal dan Pemerintah setempat, MCL menyediakan tenda-tenda pengungsian sementara, persediaan makanan, perahu karet dan pelayanan kesehatan keliling.
Kegiatan bantuan kemanusiaan tersebut dilaksanakan terutama di daerah-daerah yang paling terkena dampak dari banjir ini. Daerah-daerah tersebut adalah Kecamatan Cepu, Kecamatan Padangan, Kecamatan Kalitidu dan Kecamatan Malo. Selain itu MCL juga memberikan bantuan untuk mengevakuasi para korban banjir di Kabupaten Bojonegoro dan Blora.
“Ini merupakan banjir yang paling dasyat yang pernah kami alami di daerah operasional kami di Jawa Timur ,” kata Michael K. Nelson, President dan General Manager MCL.
Pihaknya juga berharap bantuan tersebut dapat meringankan tingkat kesulitan yang dialami para korban banjir saat ini dan MCL akan senantiasa mengawasi situasi, serta menyediakan bantuan tambahan jika dibutuhkan.
Dan benar, begitu melihat kondisi korban banjir yang telah merugikan masyarakat, MCL kembali menyerahkan bantuan yang nilainya cukup besar. Bantuan tersebut diserahkan bersamaan dengan kunjungan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di lapangan Banyu Urip Sabtu (5/1) kemarin.
Dalam kesempatan tersebut MCL memberikan dana bantuan sebesar US$ 500.000 (4.5 milyar rupiah) untuk masyarakat yang menjadi korban banjir parah di daerah Bojonegoro, Jawa Timur dan Blora, Jawa Tengah. Bantuan ExxonMobil akan disalurkan melalui Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk program-program rehabilitasi dan peningkatan layanan kesehatan bagi para korban banjir di kedua wilayah yang masuk daerah operasi MCL.
Bantuan sebesar itu diserahkan langsung oleh Peter Coleman, Lead and Country Manager ExxonMobil di Indonesia dan direktur MCL, kepada Bupati Bojonegoro HM. Santoso yang didampingi Camat Cepu. “Bantuan ini akan lebih fokus kepada penyediaan bantuan kesehatan. Kami berharap bahwa bantuan kesehatan akan membantu mengurangi penyebaran penyakit yang ditularkan melalui air, yang biasanya muncul setelah banjir yang parah,” katanya. (git)